Pemerintah Diminta Tinjau Ulang PCR untuk Naik Pesawat, Pilot: Kondisi Memprihatinkan

Iqbal Dwi Purnama
Pilot minta wajib PCR untuk naik pesawat ditinjau ulang karena kondisi sudah memprihatinkan. Foto: M Iqbal

"Hal tersebut juga berimbas pada memburuknya kondisi fisik, psikologis dan emosional (human factor), kesehatan mental, depresi dan kecemasan para pekerja transportasi udara, yang juga sangat mempengaruhi aspek keselamatan penerbangan," ujarnya.

Menurutnya, persyaratan test PCR itu cukup memberatkan penumpang pesawat karena biaya yang cukup tinggi. 

"Kemudian terkait waktu tunggu hasil yang lama rata-rata 1x24 jam, selanjutnya juga terkait lokasi test yang terbatas, lokasi PCR di kebanyakan daerah di Indonesia berada di pusat kota daerah tersebut, sehingga membutuhkan waktu dan jarak perjalanan yang lebih banyak bagi calon penumpang pesawat," tuturnya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Akibat Abu Vulkanis

57 tahun lalu

Sosok Kapten Marindra W, Pilot Heli PK-CFX asal Tuban yang Kecelakaan di Sekadau

57 tahun lalu

Update Pesawat Jatuh di Nunukan: Jenazah Pilot Hendrick Dipulangkan ke Bogor

57 tahun lalu

Penembakan Pesawat Smart Air di Papua, 2 Pilot Tewas hingga 13 Penumpang Lari ke Hutan

57 tahun lalu

Bandara Hang Nadim Resmi Buka Rute Baru, Sriwijaya Air Layani 4 Kali Seminggu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal