Pemerintah Ancam Blokir Layanan Telepon Seluler di 2 Provinsi Gegara Vaksinasi Lambat

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi kegiatan vaksinasi Covid-19. (Foto SINDOnews)

ISLAMABAD, iNews.id – Lambatnya program vaksinasiCovid-19 di Pakistan membuat negara tersebut bersikap tegas. Pihak berwenang di negara itu merasa prihatin, sehingga memutuskan untuk mengambil langkah drastis.

Di antara kebijakan yang bakal ditempuh Pemerintah Pakistan adalah memblokir layanan telepon seluler masyarakat di dua provinsi. Selain itu, pemerintah juga akan menangguhkan gaji beberapa pegawai negeri yang belum divaksinasi.

Pihak berwenang Pakistan menyatakan, langkah-langkah tersebut diperlukan untuk mengatasi rasa skeptis mendalam tentang vaksin Covid-19 yang berkembang di tengah masyarakat. Harapannya, kebijakan itu dapat meningkatkan inokulasi secara lebih luas.

Pakistan sudah lama menghadapi gelombang disinformasi atau hoaks tentang vaksin. Padahal, vaksin-vaksin yang digunakan sebelumnya telah terbukti aman dan efektif, terutama untuk polio. 

Para orang tua di negeri Asia Selatan itu biasanya menolak imunisasi polio untuk anak-anak mereka, dengan anggapan keliru bahwa vaksin tersebut berbahaya dan bagian dari rencana AS untuk mensterilkan (memandulkan) anak-anak mereka. Penolakan itu membuat Pakistan menjadi negara terakhir dengan status endemik virus polio di dunia, bersama dengan Afghanistan.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Sebar Hoaks Mengaku Dibegal, Remaja di Jember Diamankan Polisi

57 tahun lalu

Heboh Teror Pocong di Jember, 3 Remaja Penyebar Hoaks Gunakan AI Ditangkap

57 tahun lalu

Hoaks Video Satu Keluarga Bunuh Diri di Kebumen, Begini Fakta Sebenarnya

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal