Pascaserangan di Mabes Polri, Pengamanan di Polda Sulut Diperketat

Subhan Sabu
Aparat keamanan Polda Sulut menjaga ketat pintu masuk. (Foto: Okezone/Subhan Sabu)

MANADO, iNews.id - Pascaserangan diduga teroris yang terjadi di komplek Mabes Polri di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, sekira pukul 16.30 WIB, pengamanan di Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) diperketat. Setiap warga mau pun kendaraan yang masuk ke Polda Sulut diperiksa  aparat kepolisian yang berjaga di pintu gerbang dengan bersenjata lengkap.

Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Sulut Kombes Pol Amin Litarso mengatakan pengamanan di markas-markas Polri khususnya di Polda Sulut tetap dilaksanakan peningkatan pengamanan dari tingkat Polda sampai tingkat Polsek.

"Itu terkait adanya beberapa ancaman yang saat ini juga ada yang masuk sesuai dengan berita yang kita terima itu di markas besar juga sehingga kita di daerah juga meningkatkan kewaspadaan, " kata Kombes Pol Amin Litarso kepada MNC Media Portal Indonesia, Rabu (31/3/2021).

Kepada masyarakat Kombes Pol Amin Litarso mengimbau untuk tetap tenang dan tidak usah takut.

"Kita semua anggota polri melakukan pengamanan baik di mako maupun di tempat-tempat strategis baik itu tempat ibadah maupun tempat keramaian," ujar
Kombes Pol Amin Litarso.

Diketahui, seorang terduga teroris ditembak mati saat memasuki komplek Mabes Polri di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, sekira pukul 16.30 WIB.

Berdasarkan video yang beredar, terduga teroris yang memakai baju hitam serta celana panjang terlihat ambruk di jalanan komplek Mabes Polri. 

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Papua Siaga Penuh Jelang Persipura vs Adhyaksa, Kerahkan 700 Personel Gabungan

57 tahun lalu

Jelang Persib vs PSIM di Super League, Pengamanan GBLA Diperketat Sterilisasi Suporter

57 tahun lalu

Polda Sumsel Kerahkan 2.671 Personel Amankan Ibadah Jumat Agung dan Paskah

57 tahun lalu

Jelang Paskah, Polda NTT Kerahkan 3.227 Personel Amankan 1.113 Gereja

57 tahun lalu

Polda Sulut Bongkar Jaringan TPPO, Gagalkan Pengiriman Korban ke Kamboja dan Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal