Pakar Kaji Penyebab Bencana Abrasi di Pesisir Amurang Minahasa Selatan

Antara
Seorang warga melihat ke arah salah satu ruas jalan raya yang terputus akibat abrasi pesisir pantai di Amurang, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Kamis (16/6/2022).(Foto: Antara)

MINSEL, iNews.id - Para pakar dari beberapa disiplin ilmu akan melakukan kajian penyebab bencana rubuhnya rumah, jalan dan jembatan di pesisir Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Tim pakar yang akan turun pada pekan depan, nantinya akan mengungkap penyebab bencana di kabupaten tersebut.

"Kami masih menunggu apa rekomendasi yang diberikan para pakar setelah mereka turun melakukan kajian," sebut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Minahasa Selatan, Thorie R Joseph di Manado, Kamis (23/6/2022).

Rekomendasi tim nantinya juga akan memberikan jawaban apakah wilayah tersebut masih layak huni atau tidak.

"Jadi kita masih menunggu rekomendasi tim tersebut," katanya.

Dia menyebutkan, tim pakar tersebut terdiri dari ahli geologi, Balai Wilayah Sungai (BWS), wakil dari Universitas Sam Ratulangi serta tim terkait lainnya.

Bencana di pesisir pantai Amurang, kata Thorie, belum bisa dipastikan penyebabnya.

"Material yang tersapu abrasi seperti tersedot. Kalaupun dibilang likuefaksi pasti ada gempa yang terjadi waktu itu. Mudah-mudahan setelah tim ahli turun bisa menjawab penyebab bencana itu," katanya optimistis.

Rabu pekan lalu, abrasi menggerus pesisir pantai Amurang. Puluhan rumah, penginapan, jalan dan jembatan di Kelurahan Uwuran Satu dan Bitung, ambrol.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Mobil Masuk Saluran Irigasi di Grobogan, 1 Orang Tewas

57 tahun lalu

Tak Ada Jembatan, Siswa SMP di Medan Seberangi Sungai Deli Lewat Pipa Air ke Sekolah

57 tahun lalu

Kebakaran Hebat di Banjarbaru, 5 Rumah dan 6 Motor Hangus Dilalap Api

57 tahun lalu

Hujan Deras, 2 Jembatan di Bondowoso Retak dan Ambles 

57 tahun lalu

68 Jembatan Rawan Ambruk di Jatim, TNI Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal