Busana tersebut biasanya dikenakan ketika acara adat bernama Upacara Tulude. Pakaian adat yang satu ini terbuat dari bahan serat kofo, yakni sejenis tanaman pisang dan punya serat batang yang kuat.
Prosesnya, serat kofo tersebut kemudian dipintal, ditenun dan dijahit menjadi pakaian yang dinamakan Busana Laku Tepu.
Laku Tepu sendiri berbentuk baju lengan panjang dengan untaian sampai ke tumit.
Pria dan wanita diperbolehkan untuk memakai Laku Tepu dan biasanya dilengkapi dengan aksesoris lain seperti popehe (ikat pinggang), bandang (selendang bahu), paporong (penutup kepala) dan kahiwu (rok rumbai).
Warna dasar busana ini adalah kuning, merah hijau ataupun berbagai warna cerah lainnya.
Busana adat warga Sangihe ini dibedakan menjadi tiga ranah yaitu busana adat untuk pemerintahan, pernikahan, serta busana adat untuk ritual.