“Kecelakaan lalu lintas pada Operasi Patuh Samrat 2022 mengalami kenaikan sebesar tujuh kasus menjadi 54 kasus, dari tahun sebelumnya yang hanya 47 kasus,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.
Begitupun dengan korban jiwa meninggal dunia naik satu orang dari tahun sebelumnya yang hanya enam orang.
“Korban meninggal dunia dalam Operasi Patuh 2022 sebanyak tujuh orang, luka berat tiga orang dan luka ringan 71 orang,” katanya.
Selain penindakan di lapangan, petugas di lapangan juga memberikan edukasi dan imbauan berlalu lintas kepada masyarakat pengguna jalan.
“Upaya pendidikan berlalulintas terus dilakukan melalui media maupun imbauan langsung ke masyarakat. Petugas turun langsung ke lokasi-lokasi keramaian memberikan edukasi berlalulintas yang baik dan benar juga memberikan imbaun protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.
Ia berharap dengan adanya Operasi Patuh ini, masyarakat akan semakin sadar dan patuh dalam berlalu lintas.
“Operasi Patuh ini dilaksanakan untuk mengingatkan masyarakat agar sadar dan patuh dalam berlalulintas. Oleh karena itu mari kita budayakan keselamatan dalam berlalulintas dengan mengurangi bahkan menghilangkan pelanggaran-pelanggaran sekecil apapun,” katanya.