Nilai Ekspor Komoditi Sulut Naik 149 Persen di Tengah Pandemi Covid-19

Antara
Kepala Karantina Pertanian Manado, Donni Muksydayan Saragih.(Foto: Antara) 

Meningkatnya nilai ekspor, menurut dia, ikut dipengaruhi oleh harga di luar negeri yang lebih mahal, selain itu produk-produk olahan yang semakin banyak.

"Itu juga sejalan dengan hilirisasi produk, di mana sebelumnya berbentuk bahan mentah kemudian diolah dan diolah lagi, dan diproduksi lagi, seharusnya idealnya demikian," ujar dia.

Saat ini, Kementerian Pertanian mencanangkan program 'Gratieks', di mana semua daerah diberikan target ekspor meningkat sebesar 300 persen, termasuk Sulut.

"Kalau berdasarkan data kinerja ekonomi kita, Sulut angkanya meningkat sehingga melampaui target Gratieks," katanya.

Peningkatan dapat tergambar dari meningkatnya negara tujuan, ragam komoditas, serta pelaku usaha.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kredit Perumahan Tersendat, Perindo Bali Desak Evaluasi Kebijakan Perbankan

57 tahun lalu

Tren Baru! Ramai Sewa iPhone Mulai Rp100.000 jelang Lebaran di Gunungkidul

57 tahun lalu

BRILink Agen Ini Jadi Juara Nasional, Hadirkan Perbankan di Pegunungan Alor NTT

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal