Saat itulah keduanya bersama istri dan anak korban melihat Samurat sudah tewas dalam kondisi tertelungkup dan terdapat benda tajam berupa pisau tertancap di dada bagian tengah.
Kejadian ini kemudian dilaporkan istri korban bersama warga dan kepala lingkungan setempat. Informasi ini selanjutnya diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Aipda Menix Tebi.
Tak lama kemudian, personel Polsek Aertembaga bersama tim Inafis Polres Bitung tiba di lokasi kejadian. Usai oah TKP, polisi mengumpulkan keterangan para saksi, mengidentifikasi jenazah serta mengevakuasinya ke RSUD Bitung.
“Korban diduga nekat mengakhiri hidup dengan cara menusuk diri dengan sebilah pisau di dada bagian tengah,” ujar Kasi Humas Polres Bitung AKP Hermanses Katiandagho, Sabtu (20/11/2021).
Hasil pemeriksaan, korban nekat bunuh diri karena terhimpit permasalahan ekonomi. Korban sudah lama kehilangan pekerjaan serta sering sakit-sakitan.
“Keluarga menolak autopsi terhadap jenazah dan sudah menerima dengan ikhlas atas meninggalnya korban,” katanya.