Moderna Ciptakan Vaksin Bivalen, Ini Kelebihannya

Muhammad Sukardi
ilustrasi vaksin. (Foto: Reuters).

Temuan ini baru disampaikan melalui pihak perusahaan, sehingga data lengkapnya belum ditinjau oleh ilmuwan dari luar. Jadi bagaimana studi vaksin bivalen ini dikerjakan Moderna? 

Data Moderna mengungkapkan, vaksin booster modifikasi tersebut sudah melewati uji klinis yang dilakukan pada 300 orang pada 50 mikrogram dosis. Vaksin booster itu menunjukan toleransi yang baik pada tubuh subjek penelitian.

Selanjutnya, efek samping dilaporkan serupa dengan produk vaksin Covid-19 lainnya. Sehingga vaksin booster modifikasi tersebut cukup aman untuk tubuh manusia. 

"Moderna tidak menyampaikan informasi apakah data hasil studi ini akan disampaikan ke Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) atau tidak. Vaksin booster ini pun belum tersedia untuk publik," kata laporan NBC News tersebut. 

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Waspada Lonjakan Kasus Covid-19, Masyarakat Diminta Lengkapi Vaksinasi Booster

57 tahun lalu

Viral Siswa SD di Minahasa Selatan Meninggal Dunia Diduga usai Disuntik Vaksin di Sekolah

57 tahun lalu

Pengadaan Vaksin PMK di Malang Diduga Bermasalah, Polisi Periksa Kadis Peternakan Eko Wahyu Widodo 

57 tahun lalu

Padang Gempar, Seekor Anjing Liar Gigit 23 Warga

57 tahun lalu

Ganjar Gerak Cepat Cegah Penyebaran Antraks, Sebar Vaksinasi Ternak di Perbatasan Jateng-DIY

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal