Setelah kejadian itu, korban mengirim pesan suara kepada pelaku melalui massenger yang isinya mengajak untuk berduel. Dia kemudian mendatangi pelaku sambil bawa tombak dan ajak duel di luar gedung Shopping Centre.
Keduanya akhirnya terlibat perkelahian, korban menikam tangan kanan pelaku dengan menggunakan tombak. Sementara pelaku menyerangnya dengan parang sehingga tangan kanan korban putus. Korban juga sejumlah luka di bagian kepala, kaki dan mengalami tikaman di bagian tangan kanan.
"Saat ini korban sedang mendapat perawatan intensif di RSUP Prof RD Kandou Malalayang. Untuk pelaku bersama barang bukti diserahkan ke Polsek Wenang," kata Abast.