"Pembangunan homestay ini dimaksudkan sebagai bentuk peningkatan kualitas rumah untuk tinggal dan berfungsi untuk digunakan sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat," jelasnya.
Pemerintah kabupaten dan propinsi sementara terlibat dalam keberlanjutan program untuk menyediakan infrastruktur penunjang, demikian juga dari pihak perguruan tinggi diharapkan memberikan kontribusi yang nyata.
Masalah yang dihadapi masyarakat di desa wisata ini adalah pemasaran secara moderen pondok wisata tersebut.
Untuk mempersiapkan kelompok masyarakat pemilik homestay dan tentunya juga kawasan wisata itu dilakukan penyuluhan dan pelatihan yang berhubungan dengan pemasaran melalui media elektronik.
Hal ini didahului dengan penyuluhan kepada aparat desa dengan mengusulkan pembentukan kelembagaan yang kuat seperti Bumdes dan disertai dengan peningkatan keterampilan para pemilik homestay.
Kegiatan ini diharapkan masyarakat dan pemerintah setempat dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mereka dalam manajemen usaha, dan memasarkan secara modern pondok wisata dan potensi wisata pantai mereka.