Kronologi Meninggalnya Prada Candra Gerson Kumaralo, Anggota TNI di Gorontalo

Subhan Sabu
Almarhum Prada Candra Gerson Kumaralo, anggota TNI AD yang bertugas di Batalyon Infanteri Raider 715/Motuliato Gorontalo diduga meninggal tak wajar. (Foto: Istimewa)

MANADO, iNews.id - Kasus meninggalnya Prada Candra Gerson Kumaralo, anggota TNI yang bertugas di Batalyon Infanteri Raider 715/Motuliato, Gorontalo menemukan titik terang. Dia diduga meninggal akibat menjadi korban penganiayaan keenam pelatih atau pembinanya di kesatuan.

Saat ini, para pelaku telah selesai menjalani pemeriksaan tim penyidik Polisi Militer Kodam XIII Merdeka. Mereka telah ditetapkan sebagai tersangka, bahkan ditahan dan berkas penyelidikannya dilimpahkan ke Oditur Militer IV-18 Manado.

Danpomdam XIII Merdeka Kolonel Cpm R Tri Cahyo menjelaskan kronologi penyebab kematian Prada Candra. Kejadian bermula saat almarhum menjadi salah satu dari 87 anggota baru yang masuk jajaran Brigade Infanteri 22/Ota Manasa atau Brigif 22/OM Gorontalo. Dia ditempatkan di Batalyon Raider (Yonif) 715/ Motuliato (MTL).

Dia mengungkapkan, karena pola pembinaan yang dilakukan pelatih atau pembina kepada bawahan atau yunior yang salah dan berlebihan sehingga mengakibatkan korban meninggal.

"Sebelum almarhum Candra dan kawan-kawan diterima secara sah kesatuan barunya, harus terlebih dahulu dibina dan dilatih serta dikenalkan satuannya agar mereka memiliki rasa bangga kepada satuan dan mengerti akan tugas," ujar Cahyo kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (6/9/2021).

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kondisi Perempuan Dianiaya Pacar 3 Tahun di Bandung, Penuh Luka Tak Terbayangkan

57 tahun lalu

Kronologi Perempuan di Bandung Hilang 3 Tahun, Disekap dan Dianiaya Kekasih hingga Luka Berat

57 tahun lalu

Perempuan di Bandung Diduga Diculik dan Dianiaya Kekasih selama 3 Tahun, Wajah sampai Hancur

57 tahun lalu

Penganiayaan di Kos Waingapu NTT, 1 Orang Tewas dan 2 Luka Berat

57 tahun lalu

Massa Bakar Kantor dan Mes Perusahaan Sawit di Labura usai Warga Tewas Diduga Dianiaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal