Saksi di lokasi Felipe Kakalang (23) dan Deril Kahosadi (22) kedua teman Opel mengaku sempat mendengar suara teriakan minta tolong dari ibu pelaku. Namun dia tidak dapat melihat secara langsung kejadian karena pandangan terhalang dinding.
Kasi Humas Ipda Polresta Manado Agus Haryono mengatakan, kedua saksi yang merupakan teman pelaku menyebut Opel menikam ayahnya. Motif penganiayaan diduga dipicu karena pelaku dalam keadaan mabuk dan tersinggung atas teguran ayahnya terhadap salah satu temannya.
“Pelaku telah menyerahkan diri ke polisi usai kejadian. Masyarakat setempat terguncang dengan peristiwa tragis ini. Saat ini anggota masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap seluruh fakta di balik kasus ini,” ujar, Rabu (3/1/2024).