“Waktu pak Jokowi berencana buat tol laut banyak yang nyinyir. Tol darat saja enggak selesai-selesai mau bikin tol laut. Ini hasilnya sekarang, kita bisa membawa orang dan barang-barang dari Gorontalo, Luwuk, Banggai, Babang dan Ternate,” katanya.
Sementara itu, Kasubdit Angkutan Laut Dalam Negeri Kementrian Perhubungan Medy Purwanto berharap KM Sabuk Nusantara dijaga dan dirawat untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kapal ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah dengan trayek yang sudah ditetapkan,” katanya.
KM Sabuk Nusantara 76 dilengkapi dengan fasilitas yang sangat baik yakni ruang kelas ekonomi, kamar kelas I dan kamar kelas II.
Selain itu, ada fasilitas rumah sakit mini, ruang medis, kafe, musala, dan binatu.