KKB Makin Bengis, Serang 8 Desa dan Bantai 88 Orang

Ahmad Islamy Jamil
Masyarakat memakamkan korban keganasan KKB di Nigeria, Februari lalu. (Foto: Reuters)

LAGOS, iNews.id – Ulah Kelompok kriminal bersenjata (KKB) makin bengis saja. Mereka menyerang sejumlah desa di Negara Bagian Kebbi, Nigeria, pekan dan membantai 88 orang di kampung-kampung.

Tragedi berdarah pada Kamis (3/6/2021) lalu itu menuai kecaman keras dari gubernur Kebbi, Abubakar Bagudu. Dia pun berjanji bakal mengerahkan pasukan keamanan dalam jumlah yang lebih besar pada Minggu (6/6/2021) ini, seiring semakin meluasnya rasa tidak aman yang tidak terkendali di barat laut negara Afrika itu.

Reuters melaporkan, para penyerang menyapu delapan desa, membunuhi orang-orang, dan membuat penduduk lainnya melarikan diri. Polisi setempat mencatat, ada 88 korban tewas dalam insiden itu. Data perinci terkait dampak serangan itu mulai muncul pada Sabtu (5/6/2021) kemarin.

Seorang juru bicara gubernur Kebbi mengatakan, para penyerang datang dari negara bagian tetangga yaitu, Niger dan Zamfara. Mereka merampok ternak warga dan menghancurkan tanaman di desa-desa.

KKB telah meningkatkan serangan terhadap masyarakat di kawasan itu dalam beberapa tahun terakhir. Akibat ulah para penjahat itu, ribuan orang terpaksa melarikan diri melintasi perbatasan utara Nigeria ke Niger. 

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
14 jam lalu

3 Anggota KKB Tewas dalam Kontak Tembak di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Sita 3 Senpi

16 jam lalu

TNI Kuasai Tempat Transit OPM di Intan Jaya, Sejumlah Senpi dan Amunisi Disita

9 hari lalu

Penampakan Senjata Api dan Amunisi Ilegal Diduga Dipasok untuk KKB Papua

9 hari lalu

Terungkap! Senpi Ilegal Rp80 Juta Diduga Dibeli dari WNA untuk Jaringan KKB Papua

9 hari lalu

DPO Pemasok Senjata Api KKB di Papua Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal