Informasi adanya anggota yang sakit sebab telah menempuh jalur ekstrem itu sampai ke Kombes Taufan. Dia mengatakan, melihat berbagai pertimbangan evakuasi tidak bisa dilakukan Rabu (14/2/2024) sebab kondisi anggota tersebut masih lemah.
“Khawatirnya nanti dibonceng motor bisa jatuh. Akhirnya kami evakuasi hari ini, saya bersama 2 PJU lain (dari Polda Gorontalo), bersepeda motor. Di sana hanya ada puskesmas, kami tak mau ambil risiko,” katanya.
Kombes Taufan melanjutkan, setelah menempuh perjalanan sekira 5 jam naik motor trail, akhirnya mereka sampai ke lokasi anggota yang sakit. Anggota itu kemudian dievakuasi untuk dibawa ke RS Bhayangkara Polda Gorontalo.
Perjalanan naik motor dilakukan karena ada sedikit cahaya matahari walaupun tetap susah untuk ditembus.
“Pertimbangan kami untuk mengantisipasi hal tidak diinginkan (kesehatan anggota memburuk), gimana caranya harus tembus (ke lokasi). Kami akhirnya bisa bawa turun, ini masih perjalanan ke sana (RS Bhayangkara),” ucapnya.