"Ini menjadi momen kebangkitan ekspor pertanian dari Sulut," katanya.
Dia menyebut selain menambah devisa bagi negara, ekspor komoditas pertanian mendorong kesejahteraan masyarakat.
"Khususnya bagi petani dan pelaku usaha terkait di dalamnya," ujar Jan.
Sementara Kepala Karantina Pertanian Manado Donny M Saragih mengatakan, komoditas ekspor dari Sulut saat ini sudah kian beragam.
"Sejauh ini di Sulut ada 46 eksportir komoditas pertanian," kata Donny.
Dia menambahkan, hasil produk asal komoditas pertanian ini sebarannya berada di seluruh 15 kabupaten kota se-Sulut.
"Ini artinya potensi pertanian di Sulut sangat besar," ucapnya.