Kasus Demam Berdarah di Sangihe Bertambah Menjadi 17 Orang

Antara
Ilustrasi nyamuk demam berdarah dengue. (Foto: Ilustrasi/Ist.)

"Wabah DBD mulai meningkat saat pertengahan musim hujan, hal ini disebabkan oleh semakin bertambahnya tempat-tempat perkembangan biakan nyamuk karena meningkatnya curah hujan. Tidak heran jika hampir setiap tahunnya, wabah DBD digolongkan dalam kejadian kuar biasa (KLB)," tuturnya.

Untuk saat ini,, angka kasus penderita DBDdi Kabupaten Sangihe sudah mencapai angka 17 kasus, dimana satu di antaranya meninggal dunia.

Pemerintah Kabupaten Sangihe mengimbau masyarakat untuk dapat melakukan berbagai upaya guna mencegah merebaknya wabah DBD di kalangan masyarakat di antaranya melalui 3 M Plus.

Menguras, kata dia, merupakan kegiatan membersihkan/menguras tempat yang sering menjadi penampungan air seperti bak air, drum dan tempat penampungan air lainnya.

Dinding bak maupun penampung air juga harus digosok untuk membersihkan dan membuang telur nyamuk yang menempel erat pada dinding tersebut.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo Warga di Depan Kantor Gubernur Sumut, Desak Penutupan Perusahaan Rusak Lingkungan

57 tahun lalu

Ratusan Warga Geruduk Proyek Smelter PT CNI, Nyaris Bentrok dengan Petugas

57 tahun lalu

Stok Darah PMI Sidoarjo Kritis, Padahal Permintaan Trombosit bagi Pasien DBD Meningkat

57 tahun lalu

Contoh Pidato Jangan Buang Sampah Sembarangan, Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

57 tahun lalu

Tanam Mangrove Bersama Next Hotel, Pemuda Bantul: Penting Jaga Ekosistem dan Tanah Muara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal