"Wabah DBD mulai meningkat saat pertengahan musim hujan, hal ini disebabkan oleh semakin bertambahnya tempat-tempat perkembangan biakan nyamuk karena meningkatnya curah hujan. Tidak heran jika hampir setiap tahunnya, wabah DBD digolongkan dalam kejadian kuar biasa (KLB)," tuturnya.
Untuk saat ini,, angka kasus penderita DBDdi Kabupaten Sangihe sudah mencapai angka 17 kasus, dimana satu di antaranya meninggal dunia.
Pemerintah Kabupaten Sangihe mengimbau masyarakat untuk dapat melakukan berbagai upaya guna mencegah merebaknya wabah DBD di kalangan masyarakat di antaranya melalui 3 M Plus.
Menguras, kata dia, merupakan kegiatan membersihkan/menguras tempat yang sering menjadi penampungan air seperti bak air, drum dan tempat penampungan air lainnya.
Dinding bak maupun penampung air juga harus digosok untuk membersihkan dan membuang telur nyamuk yang menempel erat pada dinding tersebut.