Kasus Covid-19 Naik, Sekolah di Kepulauan Sangihe Tetap Laksanakan PTM

Antara
Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kabupaten Sangihe, Djoli Mandak. (Foto: Antara)

Kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan secara tatap muka dengan ketentuan diantaranya jumlah siswa dalam satu ruangan tidak boleh lebih dari 20 orang dengan jarak duduk tidak boleh kurang dari 1,5 meter.

Demikian juga dengan waktu belajar tidak boleh lebih 4 jam dalam sehari. Ketika ada yang positif Covid-19 dan sudah terjadi kontak erat di sekolah maka sekolah ditutup selama tiga hari.

"Semua siswa dan tenaga pendidik yang datang ke sekolah sudah harus divaksin minimal dosis satu. Kalau belum divaksin maka diminta untuk bersekolah dari rumah," katanya.

Djoli Mandak berjanji tetap melakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan belajar mengajar sehubungan dengan terus bertambahnya kasus positif Covid-19 di Sangihe.

"Kami akan terus melakukan evaluasi terhadap kegiatan belajar. Bukan tidak mungkin ketika kasus Covid-19 terus naik maka sekolah kembali akan ditutup dan kegiatan belajar dilaksanakan secara daring seperti tahun 2021," ujarnya. 

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
21 hari lalu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Berpusat di Kedalaman 10 Km

24 hari lalu

Update Gempa Terkini M 6,8 Guncang Tahuna Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

26 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe

1 bulan lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,6 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Tak Berpotensi Tsunami

1 bulan lalu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Tak Berpotensi Tsunami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal