Karantina Pertanian Manado Dorong Eksportir Milenial Jajaki Pasar Luar Negeri 

Antara
Kepala  Karantina Pertanian Manado, Donni Muksydayan. (Foto: Antara) 

"Petani di Sulut banyak, lahannya luas dan subur serta produktif menghasilkan produk pertanian, akan tetapi kurang pemain yang menggeluti perdagangan komoditas pertanian," katanya.

Donni menambahkan, komunitas milenial Go Ekspor telah mendapatkan 'Purchase Order' (PO) ke Dubai untuk komoditas cengkeh.

"Mereka mencari pembeli dan kita juga telah memfasilitasi mereka ke beberapa industri. Kemarin sudah sepakat dengan PT Sasa di Amurang," katanya.

Caranya, komunitas ini boleh membeli tepung kelapa ke perusahaan tersebut, kemudian menawarkan produknya kepada pembeli dan ini sudah dikerjasamakan.

"Kemarin juga kita sudah ke perusahaan Gunung Intan yang bergerak pada komoditas Pala. Kita juga menawarkan bunga Krisan dan serat Abbaca. Kita tawarkan mereka menjadi eksportir," katanya.

Selain komunitas ini, juga telah terbentuk komunitas tanaman hias sehingga diharapkan mendorong tumbuhnya komunitas-komunitas baru lainnya menjadi pelaku usaha.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wow, Pesantren di Sipirok Tapsel Ekspor Perdana Kopi ke Brunei Darussalam

57 tahun lalu

Polisi Tangkap 4 Orang Komplotan Pencurian Sepatu Ekspor di Majalengka

57 tahun lalu

Peringati Hari Kartini, 1.054 Milenial Pecahkan Rekor MURI Buat Batik Lasem

57 tahun lalu

Alam Ganjar Ungkap Sosok Pemimpin Idaman Anak Muda saat Bertemu Milenial Palembang

57 tahun lalu

Milenial di Serang Banten Antusias Ikuti Diskusi Aspirasi Bersama Alam Ganjar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal