Karantina Pertanian Catat Ekspor Kelapa Gorontalo Sudah 229 Kali, Total 5.852 Ton

Antara
Petugas Karantina sedang memeriksa olahan kelapa sebelum diekspor. (Foto: Antara)

"Sebelumnya, pelaku usaha asal Gorontalo melaporkan komoditasnya sebagai komoditas antar area dikarenakan komoditas akan diekspor melalui Surabaya atau 'restuffing'. Kini dapat dilakukan melalui kantor layanan kami, lebih cepat dan mudah," ujar Shahrir.

Produk olahan merupakan komoditas dengan resiko rendah atau low risk, namun tetap melalui serangkaian pemeriksaan dan tindakan karantina guna memenuhi persyaratan negara tujuan ekspor.

"Setelah kami pastikan sehat dan aman, sertifikat kesehatan tumbuhan atau phytosanitary certificate kami terbitkan," ucap Sharir.

Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil mengapresiasi terobosan layanan yang diberikan sehingga dapat mempermudah para pelaku usaha agribisnis di Provinsi Gorontalo.

Selanjutnya, Jamil berharap kerja sama yang baik ini dapat terus ditingkatkan agar program strategis Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Pertanian yang digagas Menteri Pertanian dapat tercapai. 

"Komoditas olahan kelapa yang diekspor sudah sesuai dengan harapan kita, jangan kelapa bulat yang kita kirim karena selain harga lebih rendah juga tidak memberikan nilai tambah," kata Jamil.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Truk Maut Kecelakaan di Tanjakan Mbah Marijan Lampung, Rem Blong hingga Terbalik

57 tahun lalu

Wow, Pesantren di Sipirok Tapsel Ekspor Perdana Kopi ke Brunei Darussalam

57 tahun lalu

Polisi Tangkap 4 Orang Komplotan Pencurian Sepatu Ekspor di Majalengka

57 tahun lalu

KM Marcopolo Terbalik di Perairan Pulau Sadulang Besar Sumenep, 10 Ton Kelapa Jatuh ke Laut

57 tahun lalu

Petugas Karantina Gagalkan Penyelundupan Puluhan Burung Nuri, Berawal dari Suara Kicauan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal