"Biasanya kami membeli pertalite namun harga di tingkat pengecer mencapai Rp10.000 per liter. Mau tidak mau harus dibeli, sebab jarak ke pompa bensin (SPBU) sangat jauh, sekitar 13 kilo meter," katanya.
Olehnya, ia berharap agar pemerintah daerah setempat dapat memberdayakan penyedia jasa transportasi lokal untuk dapat melayani transportasi pariwisata khususnya ke Pulau Saronde.
"Kami berharap ikut menikmati keuntungan dari pengelolaan objek wisata Pulau Saronde untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga," tambah pria yang mengaku telah lebih dari 10 tahun menggeluti profesi tersebut.