Kepedulian terhadap lingkungan juga diwujudkan melalui pemberian bantuan 8.800 bibit mangrove kepada kelompok tani bina bahari di Desa Bahoi, Minahasa Utara. Adapun harapannya bantuan ini dapat mengurangi abrasi pada daerah pesisir pantai dan tetap melestarikan hutan mangrove yang ada di Desa Bahoi, Kabupaten Minahasa Utara.
Sebagai bentuk kontribusi di bidang kesehatan, Bandara Sam Ratulangi memberikan bantuan total 361 paket untuk perbaikan gizi bayi dan balita berupa susu dan biscuit. Bantuan diserahkan kepada Dinas Kesehatan Kota Manado sebanyak 130 paket dan Kabupaten Minahasa Utara sebanyak 223 paket, serta paket perbaikan gizi untuk 8 ibu hamil.
Selanjutnya, guna menunjang fasilitas pariwisata yang ada di Kota Manado dan Kabupaten Minahasa Utara, diberikan bantuan sarana prasarana umum. Seperti toilet bersih, gazebo, tempat sampah serta fasilitas umum lainnya di air terjun Tunan Talawaan kepada BUMDES Desa Talawaan.
Bantuan sarana prasarana umum juga diserahkan kepada masyarakat peduli Bunaken di Kepulauan Bunaken berupa satu unit tower, dua unit tandon air bersih 2200 Liter, dua unit tendon air bersih 650 liter, delapan unit tempat sampah, genset serta pompa air dan sumur.
General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado Minggus E.T. Gandeguai menjelaskan dampak dari masa pandemi tentunya dirasakan seluruh pihak. Begitu pula dengan Bandara Sam Ratulangi yang akhirnya tidak menghasilkan laba di sepanjang tahun 2020.