Di antara organisasi yang mendukung unjuk rasa adalah Koalisi Konservatif Michigan, Organisasi Kebebasan Michigan, dan anggota milisi Michigan yang turut membawa senjata api. Hanya saja senjata api tak digunakan selama protes.
‘Kami Ingin Bekerja’ dan ‘Akhiri Lockdown’ demikian tulisan spanduk yang dibawa massa.
Ada pula yang membandingkan Gubernur Whitmer dengan pemimpin Nazi Jerman, Adolf Hitler. Whitmer memberlakukan perintah tetap di rumah sejak 24 Maret lalu memperpanjang arahan ‘Tetap di Rumah, Tetap Aman’ sampai 30 April.
Akibat keputusannya itu, Whitmer dituntut dengan setidaknya dua tuduhan, salah satunya pelanggaran konstitusi.
Selama periode tersebut, seluruh industri yang dianggap tidak penting, seperti otomotif, harus tutup. Hanya bisnis yang berkenaan dengan kelangsungan hidup yang boleh buka, seperti toko bahan pokok.