Inflasi di Gorontalo Tertinggi di Sulawesi, Pemerintah Optimistis Bisa Turun

Antara
Pasar tradisional di Gorontalo (Foto: Antara)

Sedangkan peningkatan harga pada komoditas bawang merah disebabkan karena terbatasnya pasokan dari Bima di NTB dan Sulawesi Selatan.

“Beruntung kita masih bisa mengirim sapi berkat kerja sama dengan Pemprov Kalimantan Utara dan Gorontalo masih bebas kasus penyakit mulut dan kuku hewan kurban, sehingga tidak berimbas pada kenaikan harga sapi menjelang Idul Adha,” kata Hamka.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo Rony Widijarto Purubaskoro mengatakan sejak tahun 2020,  Gorontalo merupakan kategori daerah surplus cabai sehingga dapat memasok kebutuhan daerah lain yaitu di Sulawesi Utara dan Maluku Utara melalui mekanisme KAD.

“Tiga komoditi penyumbang inflasi tertinggi di Gorontalo adalah cabe rawit, tomat, dan bawang merah. Untuk cabe, pemprov berinisiatif menggalakkan kembali gerakan menanam cabai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Desa Cikaso Kuningan Catat Rekor Kurban 28 Sapi, Daging Berlimpah Dibagikan ke Warga

57 tahun lalu

UPB Latih Petani di Kubu Raya Genjot Produktivitas Cabai Rawit dengan Teknologi

57 tahun lalu

Inflasi di Papua Stabil, Pj Gubernur Agus Fatoni Pastikan Harga dan Stok Beras Aman

57 tahun lalu

Residivis Pencurian Sapi di Lumajang Ditembak Polisi , 4 Pelaku Lainnya Diburu

57 tahun lalu

PWNU Kaltim Terima Sapi Kurban Berbobot 650 Kg dari Kadin Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal