Imbas Perang Rusia-Ukraina, Dunia Hadapi Ancaman Krisis Pangan

Suparjo Ramalan
Perang Rusia-Ukraina ancam dunia hadapi krisis pangan. Foto: Reuters

Situasi ini menjadi alarm bagi para ahli kesehatan global. Harga jagung, kedelai, dan minyak sayur juga melonjak.

Menteri pertanian negara-negara G7 mengatakan pada akhir pekan lalu, mereka tetap bertekad untuk melakukan apa yang diperlukan untuk mencegah dan menanggapi krisis pangan. Namun karena khawatir kekurangan pangan, negara-negara tersebut memprioritaskan kebutuhan dalam negerinya.

Mesir baru saja melarang ekspor gandum, tepung, lentil dan kacang-kacangan di tengah meningkatnya kekhawatiran atas cadangan makanan di negara bagian terpadat di dunia Arab itu. Indonesia juga memperketat pembatasan ekspor minyak sawit, yang merupakan komponen dalam minyak goreng serta kosmetik dan beberapa barang kemasan seperti cokelat. Mereka adalah produsen produk terbesar di dunia.

Para menteri G7 meminta negara-negara untuk menjaga pasar makanan dan pertanian mereka tetap terbuka dan untuk menjaga dari tindakan pembatasan yang tidak dapat dibenarkan pada ekspor mereka.

"Setiap kenaikan lebih lanjut dalam harga pangan dan volatilitas di pasar internasional dapat mengancam ketahanan pangan dan gizi pada skala global, terutama di antara yang paling rentan yang tinggal di lingkungan dengan ketahanan pangan yang rendah," kata mereka dalam sebuah pernyataan.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penyerapan Pupuk Subsidi di Bandung Rendah, Anggota Komisi IV DPR: Ada Apa?

57 tahun lalu

Distribusi Pupuk Masih Jadi Permasalahan, Ini Sejumlah Faktor Penyebabnya

57 tahun lalu

Bagikan 50 Ton Pupuk di Semarang, Ini Harapan Caleg Perindo Syafil Nasution ke Petani

57 tahun lalu

Caleg Perindo Syafril Nasution Bagikan 50 Ton Pupuk kepada Petani di Kabupaten Semarang

57 tahun lalu

Kapal Pupuk Karam di Perairan Ujung Pandaran, 8 ABK Selamat setelah 6 Jam Mengapung di Laut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal