"Dukungan masyarakat Sulut dalam kerja mapalus, mapaluse, maposat, gotong royong, hendaknya kesejaheraan rakyat jadi hukum tertinggi bagi kita. Sebab pemerintah ada karena ada rakyat," kata Olly.
Dia memastikan, segala program yang berakar dari masyarakat akan terus dikerjakan dan pelayanan kepada masyarakat akan terus diutamakan.
”Kita rindu berbuat kebaikan untuk kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara," ucapnya.
Karena itu, Olly menjelaskan Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) menjadi salah satu program besar yang dia jalankan untuk memaknai masa pengabdiannya sebagai Gubernur Sulut masa bakti 2016-2021.
"Segala daya upaya dan sumber daya kami optimalkan untuk secara betahap dan cepat menurunkan angka kemiskinan. Karena disadari, keberhasilan seorang pemimpin memegang jabatan publik dinilai dari bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tuturnya.
Dalam kepemimpinannya, Olly menorehkan prestasi dengan menurunkan kemiskinan hingga berada pada angka 7,51% di tahun 2019, dari sebelumnya 8,98% pada tahun 2016. Angka kemiskinan di Sulut berhasil ditekan hingga satu digit melalui optimalisasi Program ODSK. Kemudian IPM Sulut juga terus mengalami peningkatan, dari angka 71,05 pada tahun 2016 menjadi 72,99 di akhir 2019.