Hipmi Sebut Pulau Sulawesi Akan Jadi Pusat Investasi 

Antara
Sekjen Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI, Bagas Adhadirgha. (Foto: Antara)

MANADO, iNews.id - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Bagas Adhadirgha mengingatkan pengusaha terkait program hilirisasi, digitalisasi dan ekonomi hijau. Menurut dia, pusat investasi terbesar di Indonesia saat ini ada di pulau Sulawesi, sebelumnya ada di pulau Jawa.

"Kita harus menjawab program yang ditawarkan pemerintah ke depan yaitu hilirisasi, digitalisasi dan ekonomi hijau," kata Bagas pada Rakerda, Diklatda dan Forbisda BPD HIPMI Sulawesi Utara, Minggu (25/9/2022).

"Saya cermati Sulawesi itu ternyata menjadi pusat dari saya sebutnya hilirisasi ekonomi hijau. Karena apa? Pemerintah kemarin tanggal 14 September 2022 mengeluarkan Perpres yang menyebutkan semua kendaraan dinas wajib menggunakan listrik," ujarnya.

Artinya, akan terjadi industrialisasi nikel besar-besaran karena nikel adalah bahan-bahan utama dari baterai.

"Sebanyak 30 persen cadangan nikel dunia ada di Sulawesi ini, kita berada di tanah yang futurenya dunia. Saya kemarin habis dari Sulteng, saya kemarin habis dari Sulbar, itu semuanya isinya tambang," ujarnya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Investasi Semakin Mudah, BRI Hadirkan Fitur Reksa Dana di Super Apps BRImo

57 tahun lalu

Wanita di Kebumen Ditetapkan Tersangka Kasus Investasi Bodong Berkedok Perusahaan NWS

57 tahun lalu

Digerebek saat Pesta Narkoba Bersama LC, 5 Pengurus HIPMI Lampung Dinonaktifkan

57 tahun lalu

5 Pengurus HIPMI Lampung yang Digerebek saat Pesta Narkoba Dibebaskan, Dikenakan Wajib Lapor

57 tahun lalu

9 Tips Memilih Reksadana Saham sesuai Profil Risiko

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal