Hebat, Perempuan Indonesia Ini Masuk 100 Orang Paling Berpengaruh Dunia 2021 Versi Time

Ahmad Islamy Jamil
Profesor Adi Utarini. (Foto: World Mosquito Program)

“Saya ingin mendengar bagaimana dia (Uut) berhasil meyakinkan orang-orang untuk membiarkan dia melepaskan sekawanan nyamuk di sekitar lingkungan mereka,” ungkap Melinda. 

Ya, di daerah itu, Uut memimpin pelepasan nyamuk-nyamuk aedes aegypti ke lingkungan permukiman penduduk sebagai cara untuk memberantas wabah demam berdarah dengue (DBD). Caranya itu tentu saja terbilang kontroversial.

Mungkin banyak yang bertanya-tanya, “mau membasmi penyakit, tapi kok malah menyebarkan hewan pembawa penyakit itu?” Tenang dulu. Nyamuk-nyamuk yang dilepaskan Uut dan timnya adalah nyamuk yang sudah mengandung bakteri wolbachia. 

Keberadaan bakteri alami tersebut membuat virus dengue jadi tidak bisa bereplikasi di dalam nyamuk Aedes aegypti. Dengan begitu, nyamuk itu pun menjadi tidak berbahaya lagi.

Metode itu ternyata terbukti manjur dalam menekan wabah DBD. Setelah melakukan uji terkontrol secara acak sejak 2016, pada Agustus 2020 Uut mengumumkan bahwa penggunaan nyamuk ber- wolbachia berhasil mengurangi kasus DBD sebesar 77 persen selama periode penelitian.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! 4 Pelaku Pemalsuan Riset Ternyata Jebolan UNY

57 tahun lalu

Penggerebekan Judi Tembak Ikan di Karo, 2 Perempuan Ditangkap

57 tahun lalu

Geger! Mayat Perempuan Muncul saat Pengerukan Sampah di Pintu Air Barata Surabaya

57 tahun lalu

3 Perempuan Ditangkap di Bangka Barat, 66 Paket Sabu Siap Edar Disita Polisi

57 tahun lalu

Tragis! Perempuan 24 Tahun Tewas Tertemper KA Purwojaya di Indramayu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal