Termasuk memberi solusi kepada petani agar tidak bergantung ke tengkulak.
Jangan sampai kata Bupati Thariq, harga jagung tinggi hanya berlaku di tingkat pengumpul. Sementara di tingkat petani anjlok.
Sehingga melalui program bantuan langsung dan peningkatan infrastruktur di sektor pertanian, diharapkan produksi jagung tetap tinggi dan mampu menopang keperluan nasional untuk ekspor.
Tahun Anggaran 2023 nanti, pemkab katanya, berupaya memprioritaskan bantuan untuk program pertanian khususnya peningkatan produksi jagung di daerah itu.
Sementara itu, Beni Dunggio (49) petani jagung di daerah itu mengatakan, peningkatan produksi bergantung pada ketersediaan bibit dan pupuk.
"Kami berharap pemerintah dapat menjamin keperluan tersebut. Sebab kadang-kadang, sudah memasuki waktu tanam namun petani sulit mendapatkan pupuk. Begitupun sudah saatnya pemupukan namun petani sulit mendapatkan pupuk. Bahkan untuk membeli saja sulit, apalagi mendapatkan stok pupuk bersubsidi," katanya.
Ia berharap, perhatian pemerintah daerah kepada petani jagung dapat maksimal, khususnya menyangkut kestabilan harga saat panen.