Gugus Tugas Covid-19 Sulut: Tak Ada Lagi Istilah ODP dan PDP, Diganti Suspek

Antara
Juru bicara Covid-19 Sulut Steaven Dandel. (Foto: SINDOmanado)

MANADO, iNews.id - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19Sulawesi Utara Steaven Dandel menyebutkan, tidak ada lagi penggunaaan istilah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP). Perubahan ini sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan (KMK).

"Untuk ODP dan PDP telah digabung menjadi suspek," ujar Steaven di Manado, Selasa (14/7/2020) malam.

Menurutnya, dasar penggunaan istilah bari ini sesuai dengan KMK RI Nomor HK 01.07/ MENKES/ 413/ 2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Setelah diterbitkannya keputusan tersebut, terjadi perubahan yang signifikan terkait operasional pengendalian Covid-19, khususnya pada lingkup surveilans manajemen klinis.

"Sejak tanggal 14 Juli, tidak ada lagi istilah ODP dan PDP, akan tetapi digantikan dengan kasus suspek, probable dan konfirmasi Covid-19," katanya.

Dia menjelaskan, kasus suspek pada dasarnya sama dengan PDP. Sementara probable yakni kasus suspek ditambah dengan gejala Infeksi Saluran Pernafasan Akut Berat/Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS).

Selain itu, untuk manajemen klinis juga telah terjadi perubahan kriteria kesembuhan, namun demikian sampai saat ini masih akan diumumkan kesembuhan kasus sesuai juknis versi empat. 

"Setelah pendataan data kesembuhan berdasarkan juknis terbaru, mulai tanggal 16 Juli 2020 akan diumumkan semua yang telah dinyatakan bebas isolasi atau sembuh," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
18 hari lalu

Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Bitung Sulut, Berpusat di Kedalaman 49 Km

19 hari lalu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Berpusat di Kedalaman 10 Km

22 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,6 Guncang Bolaang Uki Sulut 

23 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe

1 bulan lalu

Gempa Besar Magnitudo 6,5 Guncang Melonguane Sulut Sore Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal