GORONTALO, iNews.id - Penjabat (Pj) Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer memastikan hargaminyak goreng di pasar dan lapak yang ada di Kota Gorontalo sudah kembali normal. Hal tersebut diketahui usai inspeksi di pasar Sentral Kota Gorontalo.
Pada tiga pekan lalu harga minyak goreng di Gorontalo sempat naik menjadi Rp21.000 per liter. Harga itu berangsur turun seiring dengan stok dan pasokan minyak goreng yang terisi di gudang gudang distributor.
"Sekarang kenaikan tidak terlalu signifikan, seperti harga minyak goreng di distributor itu Rp14.000 setelah kita tinjau hari ini di pasar paling tinggi itu Rp15.000. Artinya, hanya beda 1.000 itu masih bisa ditoleransi," ujar Hamka, Rabu (15/2/2023).
Terkait ketersediaan stok, Pemprov Gorontalo juga telah mengecek secara berkala terkait ketersediaan stok minyak goreng ini. Meskipun, sempat mengalami kekosongan stok beberapa waktu lalu, dalam waktu dekat akan tiba stok baru untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng masyarakat Gorontalo.
"Insya Allah dari jatah yang ada ini, bisa menutupi sampai bulan puasa bahkan lebaran. Nanti bersama – sama dengan Kumperindag, Bank Indonesia dan Polda, kita akan pantau terus rantai distribusi minyak goreng ini," katanya.