“Alhamdulillah saat rapat pimpinan OPD, Bapak Gubernur memerintahkan saya untuk mengusulkan anggaran tambahan dan sudah saya usulkan ke Pak Sekda,” jelas Yosef.
Dari aspek sarpras SMK di Provinsi Gorontalo, Yosef menyebut Provinsi Gorontalo masuk 10 besar daerah masuk kategori cukup baik mutu sarprasnya. Meski begitu, jika mengacu laporan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) dengan delapan Standar Nasional Pendidikan baru berada pada level 5.
“Data LPMP menyebutkan baru ada 20 dari 132 sekolah yang mencapai SNP, sisanya berada pada level SNP 1 sampai 4. Oleh karena itu masih membutuhkan arahan dan perhatian yang lebih dari Bapak Gubernur,” katanya.
Kehadiran Gubernur Rusli di SMK Dungaliyo untuk meresmikan pekerjaan fisik SMK se Gorontalo tahun anggaran 2020. Gorontalo mendapatkan total dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat sebesar Rp22,34 miliar.
Ada juga pembiayaan melalui APBD sebesar Rp8,8 miliar terdiri dari ruang praktik/display/laboratorium, pengadaan media pembelajaran/alat praktik dan alat peraga serta penyediaan meubiler SMK. Dana tersebut belum termasuk untuk tingkat SMA dan SLB.