GORONTALO, iNews.id - Daerah Gorontalo masih bebas dari penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Meski demikian daerah tersebut diminta waspada dan memperketat pengawasan.
“Kita bersyukur sampai hari ini Gorontalo belum ada kasus yang teridentifikasi PMK. Sebenarnya kita zona hijau, tetapi karena Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah sudah terinfeksi, maka Gorontalo dikategorikan zona kuning artinya terancam dan harus waspada,” kata Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Muljady Mario, Kamis (27/10/2022).
Muljady menjelaskan, kunci untuk mengendalikan PMK dapat dilakukan dengan dua cara yakni memperketat pengawasan lalu lintas ternak dan mempercepat vaksinasi hewan ternak.
“Makin cepat kita lakukan vaksinasi, ternak-ternak di Gorontalo akan lebih aman. Kami peduli dengan para peternak yang terancam dengan penularan PMK, yang sejauh ini sudah menyebar di 26 provinsi dengan jumlah hewan ternak yang terinfeksi lebih dari 500.000 ekor,” kata Muljady.
Untuk memperkuat hal itu tidak terjadi, Bimbingan Teknis (Bimtek) vaksinator dan data encoder digelar Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian bekerja sama dengan Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo di Hotel Aston, Kota Gorontalo.