Status probable Omicron berarti bahwa pasien tersebut sudah 98 persen positif varian Omicron sehingga perlakuan karantinanya sama dengan status confirm Omicron.
Dia menambahkan, saat ini pihaknya sedang menunggu kiriman reagen khusus untuk pemeriksaan varian Omicron dari pemerintah pusat.
“Kalau reagennya sudah ada, kami bisa melakukan deteksi Omicron di laboratorium BPOM,” imbuhnya.
Hingga saat ini, Yana mengungkapkan jumlah warga yang terdeteksi Omicron hanya satu orang.
Namun, melakukan penelusuran terhadap seluruh penumpang yang kontak erat dengan pasien tersebut.