Garuda Coba Bertahan dari Krisis akibat Pandemi, hanya Operasikan 70 Pesawat

Aditya Pratama
Pesawat Garuda Indonesia. (Foto: Ist)

"Kegagalan menjalankan program restrukturisasi bisa mengakibatkan perusahaan dihentikan secara mendadak," ujarnya. 

Kekhawatiran efek pandemi Covid-19 bertahan lebih lama dari perkiraan, sehingga memberi imbas pada bisnis dan aksi korporasi perusahaan. Harga sukuk Garuda senilai 500 juta dolar AS turun sekitar 7 sen seama sebulan terakhir menjadi 81. Sedangkan volume penumpang grup Garuda telah anjlok 66 persen tahun lalu. 

Garuda sebelumnya telah menawarkan program pensiun dini kepada karyawannya. Berdasarkan laporan, Garuda grup memiliki sekitar 15.368 karyawan dan mengoperasikan 210 pesawat pada September tahun lalu. Pada pertengahan 2020, Garuda merumahkan sekitar 825 karyawannya, yang didahului dengan memangkas gaji mereka. 

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kepala BNPB Pantau Banjir dan Longsor di Sumut, 2 Pesawat Dikerahkan Evakuasi Warga

57 tahun lalu

Pesawat Jatuh di Karawang Belum Bisa Dievakuasi Hari Ini

57 tahun lalu

Bangkai Pesawat Jatuh di Karawang Akan Dievakuasi Besok

57 tahun lalu

Jadi Korban Salah Tangkap, Iskandar ST Ketua DPW Nasdem Sumut Akan Tempuh Jalur Hukum

57 tahun lalu

Nama Sama dengan Tersangka Judol, Iskandar Ketua Nasdem Sumut Jadi Korban Salah Tangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal