Forkopimda Cari Solusi Atasi Banjir Tahunan di Gorontalo Utara

Antara
Banjir merendam sejumlah desa di Kecamatan Tomilito dan Kwandang, diantaranya Desa Milango, Bubode dan Leyao di Kecamatan Tomilito. (Foto: Antara/dok. Kepala Desa Milango)

Dia berharap, pemerintah daerah segera menemukan solusi permanen untuk mengatasi banjir.

Senada dengan itu, Kapolres Gorontalo Utara, AKBP Dicky Irawan Kesuma mengatakan, kegiatan normalisasi sungai bukan solusi permanen mengatasi banjir.

Perlu dilakukan naturalisasi untuk mengembalikan alam dan fungsi lahan menjadi hutan dengan menanam kembali tanaman keras (tahunan).

"Kalau seluruh lahan ditanami jagung, tentu sedimentasi menjadi persoalan yang mau tidak mau harus dihadapi," ujarnya.

Mengingat kegiatan normalisasi hanya dapat bertahan sekitar satu atau dua tahun saja, selanjutnya persoalan pendangkalan sungai akan kembali dihadapi akibat tanah dari wilayah pegunungan akan terus tersedimentasi ke sungai.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi

57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Banjir di Cirebon, Ribuan Rumah Masih Terendam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal