Kegiatan strategis di bidang penanganan kesehatan antara lain menyangkut rehabilitasi sarana dan prasarana kesehatan, penyediaan makan minum, rumah singgah dan posko, serta pengadaan ambulans.
Selain itu insentif petugas kesehatan, penyediaan bahan dan peralatan kesehatan (APD, masker), peralatan dan perlengkapan rumah singgah, edukasi kesehatan, biaya penginapan tenaga kesehatan, penyediaan tempat tidur rumah singgah maupun RS darurat.
Sementara penyediaan jaring pengaman sosial berupa bantuan bahan pokok langsung kepada masyarakat. Belanja bahan makanan dari masyarakat untuk masyarakat, serta membuka dapur umum (paket makanan siap saji).
Selanjutnya, penanganan dampak ekonomi dilakukan dengan menyediakan benih dan saprodi peternakan (daging ayam, daging babi, telur ayam), bantuan premiasuransi kepada peternak sapi bersama dengan asuransi gagal panen untuk padi sawah.
Berikutnya, penyediaan benih tanaman pangan hortikultura, optimalisasi lahan persawahan, pasar murah dan operasi pasar. Lalu bantuan bagi IKM, benih ikan dan pakan serta bantuan cool boks serta BBM untuk nelayan.