"Harga minyak naik, asumsi harga minyak di APBN 2022, per barel 63-70 dolar AS per barel, begitu pernah, rata-rata harga minyak dunia dari Januari - Agustus mencapai 104 dolar," ucap Bahlil.
Sementara, setiap harinya Indonesia mengimpor minyak sebanyak 800.000 barel, karena produksi dalam negeri hanya mampu mencapai 700.000 barel, sedangkan kebutuhan hariannya mencapai 1.500 barel.
"Makanya saya katakan ekonomi global gelap, karena gelap tidak ada satu pakar ekonomi yang bisa memprediksi ini," tuturnya.