”Semuanya melaksanakan kegiatan keagamaannya atau keberagamaannya sangat baik, dengan prinsip saling menghargai dan menghormati. Tidak hanya secara internal sesama umat Islam sebagai mayoritas di Bone Bolango, tetapi juga dengan masyarakat non muslim yang ada di Bone Bolango,”ungkap Hamim.
Lebih lanjut ia menuturkan kita di Bone Bolango ada dua gereja, rumah ibadah kaum nasrani. Bahkan itu ada di lingkungan masyarakat yang mayoritas beragama Islam. Tidak ada yang diganggu bahkan mereka nyaman dan rukun sekali. Barang kali ini menjadi modal kita di Bone Bolango untuk saling menghargai perbedaan, dengan prinsip toleransi dan saling menghormati.
“Mudah-mudahan ini bisa dibumikan dan disebarkan, bagaimana moderasi, bagaimana tolerannya kita di Bone Bolango terhadap kelompok-kelompok yang lain dalam prinsip saling menghormati dan menghargai,”tutur Hamim Pou.
Bebaskan Buta Baca Al Quran
Target Bupati Bone Bolango, Hamim Pou, dalam rentang lima tahun kedepan bisa membebaskan sebanyak 10 ribu warganya dari buta baca Alquran. Kini target tersebut akan direvisi kembali menjadi 20 ribu warga yang bisa dibebaskan dari buta baca Alquran.
Bupati Hamim Pou mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dari tahun ke tahun telah memprogramkan dan menggiatkan upaya pemberantasan buta membaca Alquran.