Distan Minahasa Tenggara Pastikan Belum Ada Hewan Ternak Terpapar PMK tapi Waspada

Antara
Ilustrasi, peternak sapi diminta mewaspadai penularan PMK. (Foto: Ist)

Vecky menambahkan dokter hewan akan secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan serta melakukan pengawasan di lokasi pemotongan, untuk memastikan daging tidak mengandung kuman-kuman yang berbahaya sebelum dikonsumsi.

"Memang saat ini di Kabupaten Minahasa Tenggara belum ada laporan atau temuan adanya hewan ternak yang terpapar PMK, namun kami terus melakukan pengawasan," tuturnya.

Ia juga memastikan seluruh ternak sapi yang masuk Kabupaten Minahasa Tenggara akan dilakukan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan secara ketat.

"Kami juga sudah mengingatkan kepada para peternak untuk tidak sembarang membawa sapi dari luar daerah. Harus dipastikan kondisi hewan ternak dalam keadaan sehat dan tidak terpapar penyakit," katanya.

Pemotongan hewan ternak sebaiknya dilakukan di rumah potong hewan (RPH) agar terdeteksi kesehatan hewan.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Desa Cikaso Kuningan Catat Rekor Kurban 28 Sapi, Daging Berlimpah Dibagikan ke Warga

57 tahun lalu

Residivis Pencurian Sapi di Lumajang Ditembak Polisi , 4 Pelaku Lainnya Diburu

57 tahun lalu

PWNU Kaltim Terima Sapi Kurban Berbobot 650 Kg dari Kadin Indonesia

57 tahun lalu

Program 1 Juta Kantong Kebahagiaan, Partai Perindo Lombok Utara Serahkan 7 Sapi Kurban

57 tahun lalu

Sapi Masuk Kafe di Tanah Datar Terekam CCTV, Karyawan Panik Berhamburan Keluar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal