"Dalam video tersebut disebutkan telah menerima surat dari Polda yang menyatakan Rafael tidak lulus. Kejadian sebenarnya, Rafael dan keluarga dipanggil ke Polda Sulut untuk diberi penjelasan," kata Abast.
Orang tua dari calon siswa Bintara Rafael, Kenly Malalangi mengakui dan meminta maaf atas beredarnya video viral di medsos tersebut.
"Kami sebagai orang tua dari Rafael Malalangi meminta maaf sebesar-besarnya kepada Kapolri dan Kapolda Sulut," ujar Kenly.
Sementara itu, anggota DPR Hillary Lasut setelah mendengar kabar baik ini juga menyampaikan apresiasi dan terimah kasih kepada Kapolri dan Kapolda Sulut sudah bisa mengambil langkah yang bijaksana untuk mengakomodir Rafael Malalangi menjadi calon siswa Bintara Polri 2022.