Dinkes Sulut Ingatkan Warga Terapkan PHBS untuk Cegah Penyakit  

Antara
Guru mengajarkan cara mencuci tangan yang benar sejak dini kepada siswa sebagai salah satu PHBS. (Foto: Antara)

Dinkes Sulut terus memberikan edukasi kepada fasilitas kesehatan tingkat pertama (puskesmas) maupun fasilitas kesehatan rujukan (rumah sakit) terkait dengan prosedur penanganan bila ada kasus terkait hepatitis akut.

Gejala penyakit ini, antara lain kulit dan sclera berwarna ikterik atau kuning dan urin berwarna gelap yang timbul secara mendadak.

Kementerian Kesehatan RI telah mengeluarkan Surat Edaran dari Direktur Jenderal P2P nomor: HK.02.02/C/2515/2022 tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang tidak diketahui etiologinya (Acute Hepatitis of Unknown Aaetiology) tanggal 27 April 2022.

Upaya kewaspadaan dan antisipasi yang bisa dilakukan Dinas Kesehatan, antara lain  memantau dan melaporkan kasus sindrom jaundice akut di Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) tingkat puskesmas.

Selain itu, melakukan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kepada masyarakat serta upaya pencegahan melalui penerapan PHBS, menginformasikan kepada masyarakat untuk segera mengunjungi fasyankes terdekat apabila mengalami sindrom jaundice.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penggeledahan Kantor Dinkes Ponorogo Berlangsung 8 Jam, Sejumlah Dokumen Disita

57 tahun lalu

Perketat Pengawasan Takjil, Pemkot Madiun Lindungi Warga dari Makanan Berbahaya

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Komisi IV DPRD Badung Dorong Pembangunan Puskesmas Desa di Badung Selatan

57 tahun lalu

29 Pria yang Jadi Tersangka Pesta Gay di Surabaya Positif HIV, Ini Langkah Dinkes

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal