MANADO, iNews.id - Pimpinan Pusat Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) yang disebut dengan Dewan Rohaniwan Matakin, Sofyan Jimmy Yosadi mengajak warga Manado agar menghilangkan perbedaan. Saat ini sebaiknya bersatu memajukan Kota Manado.
“Kemenangan Andrei Angouw dan Richard Sualang adalah kemenangan bersama. Ini tahapan resmi dan kini menunggu pelantikan," ujar Sofyan yang juga sebagai Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Matakin Pusat, Kamis (17/12/2020).
Menurut Sofyan, Andrei Angouw dipilih bukan karena agamanya Konghucu tapi karena masyarakat percaya kepadanya. Figur yang baik dan teruji sebagai ketua DPRD Provinsi Sulut dua periode, tidak korupsi dan kinerja baik.
"Walau pun tentu saja keterpilihan Andrei Angouw sebagai Wali Kota Manado yang beragama Konghucu telah membuat sejarah yang patut dibanggakan karena bukti Kota Manado kota toleran,”katanya.
Ini membuktikan masyarakat tidak terpengaruh dengan kampanye negatif, politik aliran dan politik identitas tidak mempan di Kota Manado yang aman, rukun dan damai.