DBD di Sangihe Mengganas, Bertambah 13 Kasus Selama Agustus 2022, Total 177 Penderita

Antara
Ilustrasi nyamuk demam berdarah dengue. (Foto: Ilustrasi/Ist.)

“Jika ada gejala demam tinggi, perut kembung, mual, nyeri perut, bahkan tanda-tanda pendarahan di bawah kulit, harus segera berobat ke dokter agar penyakit bisa ditangani lebih awal," katanya.

Cuaca pancaroba yang melanda Kabupaten Kepulauan Sangihe saat ini sangat memengaruhi peningkatan kasus demam berdarah yang berhubungan dengan perkembangan nyamuk Aedes Aegypti, sehingga Dinkes Sangihe bersama seluruh jajaran telah melakukan langkah-langkah penanganan mulai dari pemeriksaan jentik nyamuk hingga foging untuk membunuh nyamuk dewasa.

Pengasapan sudah kami lakukan di beberapa lokasi guna membasmi nyamuk dewasa, namun penanganan lebih maksimal harus dilakukan oleh masyarakat dengan melaksanakan kegiatan 3M yaitu, menutup, menguras dan menimbun wadah yang dapat mempercepat perkembangbiakan nyamuk," tuturnya.

Selama tahun 2022 ini sudah ada 177 kasus demam berdarah di Sangihe sedangkan pada tahun 2021 yang lalu ada 185 kasus, tambah dia.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Stok Darah PMI Sidoarjo Kritis, Padahal Permintaan Trombosit bagi Pasien DBD Meningkat

57 tahun lalu

162 Orang di Bangka Barat Terjangkit DBD, Paling Banyak Kecamatan Mentok

57 tahun lalu

DBD dan Malaria Mewabah di Nias Selatan, Data BNPB 8 Pasien Meninggal

57 tahun lalu

DBD Renggut 193 Warga Jabar, Sudah Jangkiti 23.255 Orang di Awal 2024

57 tahun lalu

Kabar Duka, Wakil Ketua DPRD Jateng Meninggal Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal