Dagangan Tak Laku karena Corona, Peternak Babi di Minahasa Rugi Besar

Antara
Peternak babi di Minahasa terpaksa memotong dan menjual sendiri hewan ternaknya (Antara)

MINAHASA, iNews.id - Sejumlah peternak babi di Sulawesi Utara (Sulut) mengalami kerugian akibat pandemi virus corona atau Covid-19. Mereka terpaksa menjual sendiri hewan ternaknya dengan harga murah agat tetap mendapatkan penghasilan.

"Kami lebih baik jual sendiri ternak kami. Tapi dengan kondisi harga lebih murah. Karena kondisi sekarang kami makin merugi," kata peternakan Babi di Langowan, Kabupaten Minahasa, Megin Rundungan, Rabu (15/4/2020).

Megin menambahkan penjualan daging babi turun drastis, dari sebelumnya Rp60.000 per kilogram, kini hanya Rp30.000 sampai Rp35.000 per kilogram.

"Kalau mau ditimbang hidup atau kotor, harga lebih murah lagi. Ditambah lagi tidak ada tukang potong yang membeli ke peternak," katanya.

Hal senada diungkapkan Marvel Pandaleke, peternak Babi di Kabupaten Minahasa Tenggara, yang juga mengeluh masih mahalnya biaya makanan pakan.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ricuh! Massa Demo Bawa Babi ke Polresta Sorong Berujung Nyaris Bentrok dengan Polisi

57 tahun lalu

Benarkah WFT Pemuda Minahasa Hacker Bjorka Asli? Polisi Dalami Identitas Pelaku

57 tahun lalu

Sosialisasi Program MBG di Minahasa, Ketua Komisi IX DPR Ingatkan Pola Hidup Sehat 

57 tahun lalu

Viral Sopir Truk Mandikan Babi di Pinggir Jalan Pantura Indramayu Diprotes Warga

57 tahun lalu

Jelang Galungan, Disperpa Badung Pantau Daging Babi Layak dan Aman Konsumsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal