Cegah Imigran Masuk, Mantan Menhan AS Bilang Donald Trump Ingin Kerahkan 250.000 Tentara

Ahmad Islamy Jamil
Mantan Presiden AS, Donald Trump. (Foto: AP)

Namun, kata Esper, Miller menjawab dengan mengatakan, “Tidak, kita membutuhkan seperempat juta pasukan (tentara),” katanya sambil menirukan ucapan penasihat Trump tersebut.

Esper mengatakan, para pejabat di Departemen Pertahanan AS (Pentagon) ternyata sudah melaksanakan rencana itu tanpa sepengetahuannya. Akan tetapi, dia segera menghentikannya ketika Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata AS, Mark Milley, mengetahui bahwa rencana Trump itu sedang dikerjakan.

Apalagi, kata Esper, Amerika Serikat tidak memiliki 250.000 tentara untuk dikirim ke perbatasan. “Dan untuk apa (mereka dikerahkan ke sana)?” ucapnya.

Menurut dia, rencana itu diusulkan pada musim semi 2020, ketika gelombang imigran tiba di perbatasan selatan AS untuk mencari suaka.

Jika pengerahan tentara kala itu disetujui, tindakan tersebut akan menjadi penggunaan militer Amerika terbesar di negeri Paman Sam sejak Perang Saudara AS (1861–1865).

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
29 hari lalu

296 Pengungsi Rohingya Masih Bertahan di Aceh, Tersebar di 3 Lokasi

1 bulan lalu

Jadwal Pertandingan Piala Dunia 2026 Pagi Ini: Big Match Meksiko vs Korea Selatan

2 tahun lalu

Viral Video Aksi Kocak Kambing Ikut Latihan Baris-berbaris Tentara di Bandung

2 tahun lalu

Kisah Inspiratif M Shabilla, Anak Gembala Sapi Jadi Prajurit TNI AD

3 tahun lalu

Aktor Utama Penembakan Wisatawan asal Turki di Bali Ternyata Anggota Gangster Meksiko

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal