Bulog Salurkan CBP untuk Penanganan Bencana Alam di Sulut, Tersedia 1.700 Ton

Antara
Provinsi Sulut memiliki 1.700 ton beras CBP khusus bencana alam. (Foto: Antara/Ilustrasi)

Penggunaan beras CBP karena terjadi bencana alam, rawan pangan, maupun bencana lainnya di suatu daerah dan harus berdasarkan permintaan dari bupati maupun wali kota.

Setiap kabupaten dan kota memiliki beras CBP 100 ton dan pemprov 200 ton berlaku selama satu tahun saja.

"Nanti tahun berikutnya kuota yang sama akan berlaku, tapi tidak kelipatan. Jadi, jika jatah beras CBP tidak digunakan di tahun ini, tahun depan nanti akan ada kuota yang sama, tapi sisa tahun ini dianggap tidak ada lagi," ujarnya. 

Bulog akan selalu siap menyalurkan beras CBP asalkan ada permintaan dari kepala daerah.

"Kami akan secepatnya menyalurkan, apalagi jika terjadi bencana," katanya.

Dia mengatakan Bulog akan selalu menjaga stok beras agar tetap aman dan berupaya menstabilkan harga.

"Saat ini stok beras di gudang Bulog Sulutgo dengan ketahanan sampai panen berikutnya dan kami akan segera memasok dari daerah sentra produksi jika stok menipis," katanya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Awali Tahun Baru 2026, Warga Padang Pariaman Gelar Doa Tolak Bala Dijauhkan Bencana

57 tahun lalu

Banyak Wilayah Terisolasi, Bupati Aceh Utara Minta Jangan Hanya Lokasi Viral yang Dibantu

57 tahun lalu

Warga Masih Banyak Mengungsi dan Wilayah Terisolasi, Aceh Utara Perpanjang Tanggap Darurat

57 tahun lalu

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Jelaskan Makna Warga Ramai Kibarkan Bendera Putih

57 tahun lalu

Padang Panjang Akhiri Masa Tanggap Darurat Bencana, Beralih ke Tahap Pemulihan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal