Pada Tahun Anggaran 2021 ini kata Asri, BPBD telah melaksanakan kegiatan rekonstruksi dalam upaya penanggulangan bencana banjir, bersumber dari dana pembantuan dengan total mencapai Rp8 miliar lebih.
Untuk pembangunan bendung Tolango dan Biau, tanggul Tolongio, tanggul Sungai Cokelat Gentuma, serta penyelesaian jembatan Wapalo.
Seluruh kegiatannya telah rampung, namun diharapkan bantuan serupa dapat kembali dikucurkan pemerintah pusat untuk kegiatan rekonstruksi lainnya, termasuk rehabilitasi muara sungai untuk penanggulangan banjir di wilayah-wilayah rawan.
Kegiatan tersebut diyakini mampu mengantisipasi bencana banjir.
Dengan harapan, seluruh elemen masyarakat di daerah itu, tetap menjaga kelestarian lingkungan dan kawasan tutupan hutan, tidak membuang sampah di sungai serta tidak berladang di kemiringan lebih dari 15 derajat.