“Mudah sekali nelayan untuk mendaftar ke microsite subsiditepat.mypertamina.id, tinggal isi data diri sesuai yang diminta dan upload surat rekomendasi dari dinas perikanan. Kami pun memudahkan nelayan apabila terdapat kesulitan untuk mendaftar dapat membawa surat rekomendasi ke SPBU seperti biasanya untuk bertransaksi dan dibantu didaftarkan oleh petugas di SPBU,” tutur Fahrougi.
Kepada nelayan Moeldoko pun meminta agar kemudahan mendapat solar subsidi tidak disalahgunakan. Untuk itu, perlu pendataan lebih agar kuota solar subsidi benar-benar tepat sasaran.
"Jangan sampai ini dipenuhi, tapi nanti BBM nya malah bocor di sana-sini. Pemerintah sudah memberi, nelayan harus menjaganya," ujar Moeldoko.
Moeldoko memastikan, pengintegrasian data nelayan di KUSUKA dengan sistem My Pertamina melalui program subsidi tepat yang dicanangkan merupakan hasil debottlenecking yang dilakukan Kantor Staf Presiden bersama Kementerian/Lembaga terkait dan Pertamina.
“Untuk itu, KSP mendorong penyederhanaan akses bagi nelayan kecil serta digitalisasi data melalui integrasi dengan sistem yang telah dikembangkan oleh Pertamina melalui program subsidi tepat dan Kartu KUSUKA,” jelasnya
Salah seorang Nelayan bernama Jemmy mengaku bahwa dengan kapal di bawah 30 GT di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kota Bitung semua berjalan lancar dan sudah tak lagi kesulitan untuk membeli solar bersubsidi.
"Nelayan bisa langsung datang ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) untuk melakukan pembelian dengan cara scan barcode," kata Jemmy.